Renang Santai di Sumber Mata Air Aqua

Saturday, March 26, 2016




Tadi siang, gue baru pulang dari Subang dan sampai di Jakarta dengan selamat!


Perjalanan selama tiga hari kemarin bener-bener pecahhhh! Lebih tepatnya sih kemarin gue bukan jalan-jalan, tapi ngabisin waktu di jalanan. Hahahha. Yap, gue dan lima orang temen gue berangkat dari Jakarta jam lima sore dan baru nyampe jam dua belas malam. Sebenarnya, perjalanan bisa ditempuh sekitar 4-5 jam dengan sepeda motor. Tapi, ada aja halangan yang bikin perjalanan kita gak mulus. Salah satu yang paling menghambat adalah hujan. Pelajaran paling mainstream yang bisa diambil dan sering banget dilupain adalah..



Tadi, waktu perjalanan pulang ke Jakarta juga hujan lagi. Sampai-sampai, hari ini kita menghabiskan waktu tujuh jam di perjalanan. Kebayang dong seberapa ngilunya tulang ekor?




Jadi, ceritanya tempat yang kita tuju adalah rumahnya temen gue, si Dede. Nah, Subang itu kampung halamannya dan masih ada rumahnya disana. Singkat cerita sampailah kita di rumah itu gah malam. Di satu lorong yang sepinya minta ampun, walaupun sebenarnya ada beberapa rumah di sekitarnya. Ada satu lampu yang bikin rumah itu lebih bercahaya walaupun agak redup. Kelihatan kalau rumah itu gak ada penunggunya. Rumputnya gondrong sana-sini, terasnya becek, dan ada satu mobil tua yang keparkir di samping rumah. Tiba-tiba dengan nada ragu, satu pertanyaan pun muncul, "Eh, rumah sebagus ini emangnya gak ada yang nungguin de?" Si Dede pun menjawab, "Ada kok yang nungguin, kalau lu bisa ngelihat mah!" 



Anjaaayyyy!! Bego! Itu rumahnya jadi makin serem setelah yang punya ngomong begitu. Lama kita berdiri di depan rumah. Hingga akhirnya, kita pun masuk dengan penuh keraguan. Suasananya sih udah kayak film-film yang pemainnya masuk ke dalam rumah hantu terus ada backsound detak jantung. Wkwkwkwkk.

Any way, rumah itu emang sengaja gak ada yang jagain. Keluarganya Dede juga bakal kesana setahun sekali, itupun juga cuma beberapa hari. Gak heran, pas masuk ke dalam rumah debunya di mana-mana. Tetapi, enam lelaki ini, dengan gagah berani, masuk ke dalam dan ngeberesin rumah sebelum mereka istirahat. Oh iya, gue juga gak sempet foto rumahnya sih. Bahkan jalan-jalan gue yang ini juga minim banget sama foto-foto. Soalnya gue baru tertimpa musibah. Hiks, handphone gue hilang dicuri. Jadi, ya begitulah.

Balik lagi ke judul postingan gue, Renang Santai di Sumber Mata Air Aqua. Sebenarnya, ada beberapa destinasi yang mau kita kunjungi di Subang. Tapi karena ada beberapa hal, kita pun hanya mengunjungi satu tempat itu saja. Namanya Mata Air Kasumber.

Kenapa kita memilih tempat itu? Karena itu semua berawal dari foto ini..


A photo posted by @rerendii on





Indah banget kan?
Yap, dengan penuh perjuangan kita pun sampai ke sana. Tempatnya hanya sekitar 25 km dari kota Subang. Untuk pergi kesini juga ga terlalu sulit. Sebab tempat ini cukup terkenal di Subang. Jadi, biasakanlah bertanya pada warga sekitar. Setuju?



Setelah sampai disana, kita pun tercengang. Apa yang terlihat gak sesuai sama ekspektasi kita. Mungkin karena ekspektasi kita yang terlalu tinggi. Jadi, sebenarnya itu karena keindahan kamera. Sehingga, tempat yang indah ini, tampak lebih indah berkali-kali lipat. Awalnya kita ragu untuk melanjutkan masuk dan berniat untuk pulang. Tapi, karena kita sudah jauh-jauh sampai kesini, kita pun gak mau sia-sia. Akhirnya, kita pun berenaaaaaang. Jujur, dibilang nyesel sih enggak. Karena, sumber airnya benar-benar sejuk dan jernih banget.  Tempatnya juga cukup unik. Salah satu alasan terkuat kami datang kesini adalah karena Mata Air Kasumber, Kecamatan Kasomalang dijadikan sebagai bahan baku untuk Air Mineral Aqua. Tapi sayangnya, kita gak bawa kamera underwater, jadi fotonya kurang keren. Orang-orangnya doang sih yang keren. Yegak?



Spot renangnya itu berada di belakang Pabrik Aquanya langsung. Setelah sampai di depan gerbang pabrik Aqua, kita bakal menyusuri jalan yang ada di samping pintu pabrik. Nah, setelah masuk ke dalam beberapa menit, mata kita bakal dimanjain sama bukit-bukit, sawah dan sungai yang mengalir. Untuk sampai ke spot sumber airnya sendiri, kita harus turun bukit dan melewati jalan kecil di tengah sawah yang hanya bisa dilewati kendaraan roda dua, lalu melewati jembatan besi, dan akhirnya sampai di sebuah kolam yang dibuat untuk menampung aliran Mata Air Kasumber itu.




Karena tempat ini bukan tempat wisata yang dikelola sama pemerintah, jadi kita gak perlu bayar tiket untuk masuk ke tempat ini. Tapi kita cuma dikenakan biaya parkir sebesar Rp. 2000. Murah meriah bukan? Beberapa fasilitas juga tersedia, seperti kamar mandi dan ruang ganti pakaian. Oh iya, lokasi Mata Air Aqua ini berada di Kampung Cipondok, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Kasomalang, Kabupaten Subang, Propinsi Jawa Barat.


Thanks sudah baca. Sampai ketemu di postingan selanjutnya. 
Chawwwww!

p.s. yang dikemas buat jadi air mineral bukan yang kita mandiin kok. hahaha.

You Might Also Like

14 talks

  1. p.s. yang dikemas buat jadi air mineral bukan yang kita mandiin kok. hahaha. <-- sumpah, ini penting banget setelah baca dari atas sampai bawah, kalo ngak.. kemingkinan aku ngak pernah beli akua lagi wkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. bhahahahak. Tenang ajaaaa.
      Sumber yang dipake aqua ada disamping kolam itu. Katanya dibor puluhan meter ke dalam tanah terus di alirin ke pabriknya pake pipa gitu..

      Delete
  2. Jernihnya! Bisa langsung minum? Eh..

    ReplyDelete
  3. Itu kolamnya boleh ditegek buat minum gak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. jangan yang di kolam juga kali hahaha. kan dipake buat mandi. Bisa nyobain di alirannya aja. itu juga kalau mau.. mhihihii.

      Delete
  4. Jernih parah ya. Cuma agak lucu pas soal bedanya ekspektasi sama kenyataan :')

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyahhhh. Pas nyampe langung pengen pulang tadinya. Hahahaha.

      Delete
  5. ngetrip di mata air emang gitu bro, dari atas biasa aja, besok2 kalo k mata air bawa kamera underwater, karena foto dr luar air bakal jelek bro (aku yg punya foto @amboreynaldi)

    ReplyDelete